Rabu, 11 November 2009

Pola Asuh Demokratis
Terlalu banyak melarang karena ingin melindungi anak dari bermacam bahaya, atau terlampau permisif dan memberikan semua permintaan anak tanpa pertimbangan kebutuhan karena ingin menumpahkan rasa kasih sayang, merupakan sikap yang justru akan merugikan anak. Apapun perlakuan yang akan kita berikan dan apapun keinginan yang ingin dicapainya, latihlah anak untuk mengkomunikasikan dan mendiskusikan dengan orangtua. Larangan harus diberikan dengan alasan yang masuk akal. Semua permintaan harus dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan anak.


Berikut beberapa fakta tentang kesuburan pria dan wanita yang dikutip dari berbagai sumber:

1. Wanita yang sedang dalam masa subur biasanya bersikap lebih tajam terhadap wanita lain. Pada saat ovulasi (sekitar hari ke-12 sampai 21 siklus menstruasi) perasaan ingin bersaing dengan wanita lain semakin tinggi. Pada masa ovulasi, wanita sering memberikan komentar yang buruk ketika dimintai pendapat tentang wanita lain. 2. Peneliti di New York University membuktikan penggunaan laptop dapat menyebabkan kemandulan pada pria. Penggunaan laptop yang cukup lama menyebabkan suhu testis meningkat sehingga menyebabkan kurang baiknya kualitas sperma. 3. Kesuburan pada wanita Asia menurun.Pada periode 1965-1970rata-rata wanita Asia memiliki 6 orang anak. Sedangkan saat ini rata-rata hanya 1,8 anak. 4. Pilihan alat kontrasepsi mempegaruhi kesuburan. Pemilihan alat suntik dan pil sangat mempengaruhi kesuburan wanita. Alat kontrasepsi suntik memiliki efek yang lebih lama walaupun sudah tidak digunakan. Setelah penggunaan terakhir, wanita harus menunggu hingga 6 bulan sampai setahun hingga siklusnya normal kembali. Sedangkan pengguna pil bisa lebih cepat kembali normal. Setelah berhenti menggunakan pil siklus kesuburan bisa langsung kembali seperti semula. Namun pada beberapa kasus, siklus bisa kembali benar-benar normal setelah 2-3 bulan. Sebelum memilih alat kontrasepsi, sebaiknya konsultasikan dulu berbagai efek pemakaian dan pasca pemakaian dari masing-masing jenis alat. 5. Posisi seks tidak mempunyai pengaruh yang siginifikan dalam pembuahan. Tidak ada penelitian yang benar-benar bisa membuktikan salah satu posisi seks membuat pasangan memiliki kesempatan hamil lebih besar. Beberapa posisi memang bisa memaksimalkan kesempatan karena bisa membuat pria penetrasi lebih dalam. Namun posisi tersebut berbeda-beda tergantung kondisi tubuh wanita. Begitu terjadi ejakulasi, sperma langsung berenang menuju rahim. Jadi, tidur dengan kaki di atas setelah berhubungan seks juga tidak memiliki efek yang signifikan untuk membantu pembuahan. Demikian Discovery, Selasa (6/12/2005. 6. Berat badan mempengaruhi kesuburan. Sebuah penelitian mengatakan 12% masalah ketidaksuburan disebabkan oleh masalah berat badan. Terlalu kurus atau terlalu gemuk sangat mempengaruhi kesuburan bagi wanita. Terlalu kurus bisa membuat siklus haid wanita tidak teratur. Sebab dibutuhkan 22% lemak tubuh untuk pembuahan dan kepentingan reproduksi lainnya. Sebaliknya terlalu gemuk juga tidak berakibat baik untuk kesuburan karena keseimbangan hormon terganggu. Tapi jangan khawatir, 70% wanita kelebihan/kekurangan berat badan tadi langsung hamil ketika mereka mencapai massa tubuh yang ideal. Massa tubuh atau Body Mass Index (BMI) yag normal adalah 19-25. Cara menghitungnya adalah berat tubuh dibagi tinggi badan dikali tinggi badan
Berat Badan (kg) 45 ------------------------------------ = Body Mass Indeks ------------ = 19.23 (BMI) tinggi badan (m) x tinggi badan (m) 1.6 x 1.6

Tidak ada komentar:

Posting Komentar